Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Sunday, January 05, 2014

Gelap Hitam


Boktobibi Puisi

Dalam gelap. Hitam. Membuncah tapi kehilangan harapan.
Malam. Kau tangisi sambil jalan. Ada apa gerangan malam?
Bukan malam. Tapi perasaan ini. Perasaan ini kelam.

Aku hayati waktu. Memintanya diam. Sejenak saja!
berapa lama aku berdiri disini? Aku hayati bekas-bekas kehidupan, waktuku.
Rasanya belum ada kebun yang aku tinggalkan.
Hanya beras yang membanyak melayang. Apa tidak tahu diri?

Wednesday, January 01, 2014

Puisi Balada Negeri

Balada Negeri



Sesuatu di dalam jiwa tak terperi
Melihat dedaunan jatuh berserakan di tengah gedung mewah. Tumbang.

Hah pranata negara? Hanyalah hitam di atas putih, jikalau tidak Mana mungkin Anak Ayam Mati bergelimpangan diantara selokan

Bolehlah katanya madu. Madu memang, tapi madu setitik diisi racun seliter. Mati anak Ayam. Ular licik.

Friday, July 26, 2013

Busuknya Menunda-nunda

Sudah menjadi darah daging menunda-nunda ini, termasuk aku; mengakibatkan pekerjaan yang sudah harus aku selesaikan dari bulan yang lalu tapi harus aku kejar penyelesaiannya baru sekarang. Kawan, menjadi pelajaran Ini bagi Kau dan aku. Kegagalan memang hal buruk tapi akan menjadi biaya yang harus dibayar karena kesalahan yang kita buat demi sebuah hikmah dan pembelajaran baru. Salah satu dosenku berkata, "Pengalaman bukanlah guru, ia hanya akan memberi pelajaran kepada orang-orang yang mau mengambil darinya".

Saya sangat setuju dengan kalimat itu, dengan tambahan Kegagalan tidak akan mengajari apapun jika kita tidak mengambil pelajaran dari kesalahannya.

Kembali pada topik pembicaraan, Menunda-nunda sangat jauh-lah dari sifat dan karakter orang berhasil. (bersambung)

Wednesday, June 26, 2013

Ego, nafsu, dan ambisi

Kadang banyak hal yang terjadi dalam hidup kita, dan dari semua hal itu tidak ada yang terlepas dari rasa--rasa sedih, gundah, marah, senang, dan cinta. Kadang juga, ego mengalahkan logika ketika nafsu menyerang nafas berhembus memacu untuk fokus pada hal apa yang kita ingin.

Benar bila ada yang mengatakan, "Ego dan nafsu tidak selalu buruk." Ego, nafsu, dan ambisi bisa menjadi suatu senjata yang efektif dan tepat guna bila digunakan untuk hal yang tepat. Hal itu dapat diukur seberapa baik dan seberapa buruk akibat yang ditimbulkannya.

Monday, June 17, 2013

Pituah

Bundo Kanduang
Katiko payuang alun takambang
Gabak dihulu lah jadi hujan
Cerwang dilangik lah lamo pai
Lah abih pulo umpan dek aia
Iman baganti pangana ilang
Antah dimano jalan kapulang

Nagari rancak marwah kok hilang
Marawa kuyuik dek labek hujan
Manangih bundo di rumah gadang
Oi anak oi, bilo lai kasumbayang

Antah kok mamak salah pituah
Antah kamanakan nan salah tarimo
Iduik baraka mati bariman
Aka panjang iman kok ilang

Suluah bandang dalam nagari
Uirang cadiak dimanyo kini
Ya Allah Tuhan Allahu Rabbi
Agiah pitunjuk anak kamanakan kami
Salamaikkan juo nagari kami
Minangkabau pautan hati
Disabuik sado nan tau
Nan tingga untuak nan santiang
Kok banyak salah jo sumbang
Sabaleh jo kapalo ditakuakan
Ka nan pandai kito baguru
Mamintak kito ka nan Satu

Silahkan kunjungi:
<http://aramiskhan.blogspot.com/2011/06/pituah-rang-gaek.html>

Sunday, May 26, 2013

Cerita Indah Dari Alumni



Hidup begitu keras mendidik Andi dalam lingkungan keluarga sederhana. Kedua orangtuanya hanyalah seorang petani misikin yang hidup jauh dari pelosok kota hingga tidak banyak yang tahu tentang mereka.
Andi telah tumbuh dewasa dan menjadi mahasiswa di salah satu kampus di  Semarang, Indonesia. Biaya hidup yang menghimpit memaksanya untuk kuliah sambil kerja, jika tidak ia mungkin tidak akan kuliah lagi karena keterbatasan biaya.

Andi akhirnya membuka usaha untuk berjualan keliling kampus untuk memenuhi kebutuhan hidup. Mau tak mau, dan suka tak suka. Selain itu, ia dari hasil penjualan yang lumayan menguntungkan ia menyewa lahan pertanian untuk bercocok tanam, tampaknya memungkinkan.

Thursday, May 16, 2013

Analisis Studi Kelayakan Bisnis Mhs Agribisnis



1.      Analisis Perubahan Perilaku Sosial Terhadap Perkembangan Bisnis Dunia Maya

Seiring berjalannnya waktu, teknologi semakin berkembang dan zaman pun semakin maju, serta merubah pola perilaku masyarakat termasuk dalam pola konsumsi. Berkembangnya teknologi modern seperti berbelanja online berbasis dunia maya memiliki dampak positif dan negatif yang besar pada berbagai sector, terutama sector bisnis. 
Pola konsumsi masyarakat yang berubah berdampak pada sector lain yang berhubungan dengan keseharian masyarakat, sehingga tercipta sebuah pola baru dalam kehidupan bermasyarakat. Hal ini akan terus terjadi selama manusia terus berkembang, berkreasi, dan berinovasi

Wednesday, May 15, 2013

Petualangan-ku!

Aku awali semuanya dari desa kecilku, kucoba tegarkan langkah untuk berjalan demi sebuah impian. duri, pecahan kaca dan sembilu kehidupan menyayat-nyayat daging lembutku tapi aku tahu untuk mencapai tujuan aku membutuhkan pengorbanan, do'a sang bunda yang akan terus menemani petualangan hidupku dengan cinta dan kasih sayang.

Kisah Kasih



Kasih..
Entah engkau masih ingat entah tidak
Entah engkau ingat aku sebagai apa,
Aku tidak tahu dan tak peduli.
Yang penting aku pernah bertemu denganmu,
Mengenalmu dan menyayangimu.

Berbagi senyum dan tertawa bersamamu
adalah salah satu hal yang membuatku merasa bahagia
Terima kasih, karena ada dalam hidupku.

Engkau Yang Muda


Engkau yang muda

dan masih mencari bentuk terbaik dari dirimu,
dengarlah ini ...


Janganlah engkau meletihkan dirimu
untuk menambahkan kemewahan kepada dirimu,
karena engkau mengira itu yang akan
menjadikanmu terhormat.

Ujian Nasional Sekolah Dasar Dihapuskan



Tahun ajaran 2013/2014 boleh jadi menjadi tahun terbaik bagi kita semua terutama bagi adik-adik yang sedang duduk di sekolah dasar. Pasalnya penghapusan undang-undang ini akan membuat para tenaga pendidik sedikit lega, dan dapat berkreasi lebih kreatif dan inovatif dalam mendidik generasi muda masa mendatang. Baiknya pendidikan pada generasi baru ini idharapkan akan mampu mebangun kembali karakter Indonesia yang hilang, yang jauh dari moral baik.

Tuesday, May 14, 2013

OTSUS BAGI PAPUA


Berdirinya kantor Papua merdeka di Inggris mengancam kesatuan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Tertindasnya rakyat-rakyat Papua oleh ketidakadilan menimbulkan opsi Papua merdeka. Konflik yang tak kunjung usai tidak dapat lagi rangkum oleh pemerintah pusat sehingga menjadi pembicaraan delegasi internasional.

Kurang tepat dan tegasnya kebijakan pemerintah pada Papua menjadikan daerah ini tertinggal atau sangat terbelakang dari perputaran dunia. Nilai-nilai prikemanusiaan sempat mengancam daerah Papua, saat media massa hanya mengabarkan konflik, memicu opini negatif terhadap orang-orang Papua.

Thursday, May 09, 2013

Cerita Dari Masa Lalu

Benar saja, ini akan terjadi! Sebelumnya aku melihat salah satu media sosial organisasiku, ia dikabari oleh ketua organisasi untuk datang!
Bagiku ini mengguncang. Betapa tidak, pertemuan dua manusia yang saling tersakiti yang sama-sama menyimpan rasa sayang yang dulu sempat tersemat. Kini bertemu dalam satu atap dibawah naungan organisasi.

Pertemuan itu membawaku jauh ke masa lalu. Saat seorang remaja polos, penuh rasa ingin tahu dengan sikap remaja yang masih kekanak-kanakan, remaja yang terseret oleh budaya asing yang hampir menjadi budaya bangsanya--Malangnya, dua remaja itu berpacaran. Paling tidak ia tidak pernah membawaku pada gerbang zina yang lebih dalam, sebatas menjalani hubungan jarak jauh karena dibatasi oleh aku yang telah merantau.

Satu bulan lebih sedikit usia hubungan jarak jauh atau LDR itu, komunikasi mulai berangsur hilang. Kadang saja, masih berhubungan lewat telepon, ia berbicara dengan bahasa jawanya yang kental dan bahasa Minangku yang kental pula dipersatukan dalam bahasa Indonesia.

Wednesday, May 08, 2013

Karakter Dan Pendidikan Yang Rapuh



Membangun karakter bangsa yang jujur, tegas, tangguh, dan peduli, sebagaimana digariskan dalam Kebijakan Nasional Pembangunan Karakter Bangsa 2010-2025, maka kita harus mewujudkan nilai-nilai falsafah Pancasila dalam kehidupan berbangsa yang bersumber dari budaya (lokal) dan agama. (Menko Kesra, Kebijakan Nasionl Pembangunan Karakter Bangsa, Jakarta, Mei 2010)
 
Ujian Nasional (UN) menjadi polemik bagi bangsa Indonesia. Tak tanggung-tanggung standar ujian nasional terus meningkat dari tahun ke tahun, tanpa ada tindak lebih lanjut dalam pembenahan internal, serta guru pun ikut bingung dalam proses mengajar siswa-siswanya. Bagaimana tidak, kebijakan pemerintah yang terkesan provokatif dan egoistis menjadi tekanan mendesak bagi para guru dan siswa-siswi Indonesia. Pemerintah mengabaikan dampak-dampak moral negatif yang lebih besar dibalik kegiatan formal ujian nasional ini.

Selain itu, sumber pendukung seperti sarana dan prasarana yang memadai hanya terkonsentrasi pada sejumlah sekolah saja—beruntung jika sekolah tersebut mampu membiyai fasilitasnya sendiri—bagaiman dengan sekolah-sekolah terpencil, kadang buku sebagai sumber pembelajaran pun belum lengkap, dan masih menggunakan buku-buku lama yang telah berganti kurikulum dan standar. Jika dilakukan survey lapangan maka kebenaran hal ini dapat terungkap.

Thursday, April 25, 2013

Jalan Yang Tidak Kutempuh


Dua jalan bercabang dalam remang hutan kehidupan,
Dan sayang aku tidak bisa menempuh keduanya
Dan sebagai pengembara, aku berdiri lama
Dan memandang ke satu jalan sejauh aku bisa
Ke mana kelokannya mengarah di balik semak belukar;

Kemudian aku memandang yang satunya, sama bagusnya,
Dan mungkin malah lebih bagus
Karena jalan itu segar dan mengundang
Meskipun tapak yang telah melewatinya
Juga telah merundukkan rerumputannya,

Dan pagi itu keduanya sama-sama membentang
Di bawah hamparan dedaunan rontok yang belum terusik.

Saturday, April 20, 2013

Nikmat Yang Dilalaikan


“Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyai karunia (yang dilimpahkan) atas manusia, tetapi kebanyakan mereka tidak mensyukuri (nya)”.  (QS. Yunus: 60)

Kawan, hari ini hati dan tanganku tergerak menulis sebuah nikmat yang sering kita lalaikan dalam mensyukurinya untuk mengingatkan kepada kita semua sebelum nikmat itu dicabut.
Sungguh sedikit sekali saya meensyukuri nikmat ini. Tahukah kamu apa nikmat itu? Nikmat itu adalah kehidupan yang damai tanpa perang!

Kawan, ingatkah kamu saat Indonesia berselisih dengan Malaysia ketika perrebutan Ambalat dan persenggolan dan pencurian budaya lainnya? Ingat (pula) kah kamu ketika demonstrasi sebagian rakyat Indonesia yang meminta gencatan senjata?!; Perang. 

Untuk Seseorang

(Karya ini dikirm oleh: Sakta Heksa Putri - Boktobibi)

Untuk seseorang
yang kini t’lah menghapus aku. Seperti jingga yang kini melarikan diri dari ufuknya.
Di tepi jurang aku masih setia merenungi bayangmu yang mulai samar

Kau, sesosok yang tega melukai. Hingga aku sibuk berkelebat
menatap langit-langit kamar tanpa ekspresi; dalam dalam
wajah dalam kesakitan, pipi ikut pucat pasi. Seperti teratai hidupku kini
Mati dikatakan hidup—hidup ia dianggap mati, suri. Betapa
kamu ku cintai hingga merenggut waktu tanpa sisa-sisa yang bisa aku pilah
Tinggal kosong yang meraja sedu sedan tangis, Meramu satu!

Friday, April 19, 2013

Evolusi: Doktrin Ateis Berkedok Sains Catatan Fosil Membantah Evolusi


-HARUN YAHYA-

Perhatikan Charles Darwin
Segala sesuatu sekecil apapun di alam ini memperlihatkan adanya penciptaan yang luar biasa. Akan tetapi paham materialisme yang diwakili oleh Darwinisme, yakni teori evolusi, telah bersembunyi di balik kedok sains untuk menolak fakta penciptaan di alam. Teori yang mengatakan bahwa kehidupan berasal dari materi tak hidup melalui serangkaian peristiwa kebetulan ini sebenarnya telah diluluhlantakkan dengan pengakuan bahwa alam ini diciptakan oleh Allah. Seorang astrofisikawan Amerika, Hugh Ross mengatakan hal ini:

Teori Pembodohan Masih Berkembang


Google Images
Info dari kompas tanggal 18 april 2013 memberitakan sebuah penemuan fosil baru evolusi tangan manusia. Hal ini mengejutkan saya. Pertentangan terhadap teori evolusi telah lama terjadi, yangberakhir dengan kekalahan teori evolusi; dengan kesimpulan teori pembodohan umat manusia melalui dunia sains. 

Teori yang dikemukan oleh Charles Darwin ini menyimpulkan makhluk hidup berasal dari satu spesies kemudian berevolusi menjadi berbagai macam bentuk spesies berbeda. Manusia pun diikut-ikutkan dalam teori evolusi, bahwa manusia berasal dari kera!

Bahagia Tanpa Judul


Tak mampu lagi ku sembunyikan bahagia. satu detik berita
yang aku baca lewat pemberitahuan ponselku. Hilang melanglang buana
duka dan lara sirna menepi, seakan baru saja aku bangkit dari mati suri.
Senyum, tawa, dan ekspresi gila yang manis merasukiku tanpa minta ijin