Friday, April 19, 2013

Bahagia Tanpa Judul


Tak mampu lagi ku sembunyikan bahagia. satu detik berita
yang aku baca lewat pemberitahuan ponselku. Hilang melanglang buana
duka dan lara sirna menepi, seakan baru saja aku bangkit dari mati suri.
Senyum, tawa, dan ekspresi gila yang manis merasukiku tanpa minta ijin

Apa gerangan hati? Aku rasakan naluri-naluri manusiaku menjalar kembali
Memimpikan cita-cita baru hingga batas asa, hingga batas imajinasi terliarku sekalipun.

Argh! Aku tertawa tanpa sebab. Aku masih waras satu detik yang lalu,
tapi bila gila itu begini, maka biarlah….!!! Walau jutaan kata menertawakanku
ribuan mata termangu melihat aku, biarlah…!!! Karena tak mampu lagi kusembunyikan kegilaan ini

Baru saja jiwa ini kembali hangat menyapa hati yang telah dingin, mungkin usang tanpa urus
Apalagi…? Tiada lagi yang ku nanti-nanti selain kabar berikutnya  tiba kembali.
Tunjukkanlah gerangan…!!! Sepenuh aku penasaran. Menyeluruh jiwa beserta hati pun tak mau kalah
Oooh… manusia, bila hanya keinginan yang berbicara maka terlupa-lah akal baik bijak diri
sekarang, aku hanya tersenyum sebelum memahami apa yang sedang terjadi
aku menunggu authorisasi.

No comments:

Post a Comment

Name:
Subject:
Messages: