Tak mampu lagi ku sembunyikan bahagia. satu detik berita
yang aku baca
lewat pemberitahuan ponselku. Hilang melanglang buana
duka dan lara
sirna menepi, seakan baru saja aku bangkit dari mati suri.
Senyum, tawa,
dan ekspresi gila yang manis merasukiku tanpa minta ijin
Apa gerangan
hati? Aku rasakan naluri-naluri manusiaku menjalar kembali
Memimpikan cita-cita
baru hingga batas asa, hingga batas imajinasi terliarku sekalipun.
Argh! Aku tertawa
tanpa sebab. Aku masih waras satu detik yang lalu,
tapi bila gila
itu begini, maka biarlah….!!! Walau jutaan kata menertawakanku
ribuan mata
termangu melihat aku, biarlah…!!! Karena tak mampu lagi kusembunyikan kegilaan
ini
Baru saja jiwa
ini kembali hangat menyapa hati yang telah dingin, mungkin usang tanpa urus
Apalagi…?
Tiada lagi yang ku nanti-nanti selain kabar berikutnya tiba kembali.
Tunjukkanlah
gerangan…!!! Sepenuh aku penasaran. Menyeluruh jiwa beserta hati pun tak mau
kalah
Oooh… manusia,
bila hanya keinginan yang berbicara maka terlupa-lah akal baik bijak diri
sekarang, aku
hanya tersenyum sebelum memahami apa yang sedang terjadi
aku menunggu
authorisasi.

No comments:
Post a Comment
Name:
Subject:
Messages: