Thursday, April 18, 2013

Posisi Umat Islam Dalam Beragama

Kawan, baru saja saya tersadar, posisi umat ini dalam bergama. Semoga ini bisa mebuka gerbang cakrawala kita agar menjadi lebih cerdas.

Kawan, kebanyakan dari kita menerima agama Islam dari orang tua kita, tapi kita tidak tahu tentang agama itu sendiri, kenapa kita memilih Islam sebagai kehidupan kita. Akhirnya,
mereka yang tidak tahu tentang Islam, hanya menjadikan Islam sebagai ritual belaka, tanpa menistrumenisasikannya sebagai pedoman dan hidup itu sendiri, maka wajarlah ada umat Islam yang korupsi, durhaka pada orang tua, kikir, tamak, dan memiliki sifat-sifat tercela lainnya. Setelah ini, semoga kawan tidak sekedar beragama tapi agama Islam adalah kehidupan itu sendiri. Berikut, kawan, yang saya dapatkan dari salah satu ustadz saya.

1. Mujtahid
Mujtahid adalah orng yang bergama islam dengan menguasai Al-Qur'an-hadist hingga seluk beluknya. Artinya orang yang berada pada posisi ini mengerti tentang Al-Qur'an-hadist, kaidah-kaidahnya, bahasa, maksud, asal usul turun ayat/hadist, secara mendalam dan terperinci. Mereka yang berada pada posisi ini diantaranya adalah para imam besar, seperti Imam Syafi'i, Imam Hanbali, Imam Hanafi, Imam Malik, dan lain-lain.

2. Mujtadid
Jika kita tidak mampu, posisi inilah yang harus kita raih sehingga kita tidak buta dalam beragama. Mujtahid yaitu mereka yang menerima pendapat  atau ijtihad para ulama-ulama dan tahu dalil-dalil yang mendasari pendapat tersebut.

3. Mukhollit
Mukhollit adalah orang yang hanya menerima tanpa tahu dalil-dalil yang mejadi pijakan ulama dalam berijtihad. Biasanya orang-orang yang berada pada posisi ini, hanya sekedear beragama, dan seringkali cenderung menjadi pengikut fanatik salah satu imam besar.

Jika kawan ragu terhadap agama ini, maka bacalah kembali Qur'an surat Al-Baqarah, tidak ada keraguan dalam agama ini dan kitab-Nya adalah penerang jalan yang lurus. Tidak ada yang mampu menyamai ayat-Nya. Maka jika orang-orang kafir itu meragukannya, maka buatlah olehnya beserta sekutunya untuk membuat yang semisal Al-Qur'an. Niscaya mereka tidak pernah mampu.

Mari kawan, kita orang intelektual. Kita punya akal pikiran, salah satu anugerah terbesar yang diberikan Allah Swt pada kita, mari kita gunakan! Mari bersama-sama dengan tidak asal menerima satu pendapat dengan tidak tahu dasarnya. Kita berhak tahu dasar kebenaran. :)

No comments:

Post a Comment

Name:
Subject:
Messages: