Showing posts with label Cinta. Show all posts
Showing posts with label Cinta. Show all posts

Friday, December 27, 2013

Mata Waktu



Waktu persis yang dikatakan orang-orang bijak--Waktu bagai pedang. Licin dan tajam. Waktu tidak pernah berpihak kepada siapapun. Terlepas orang baik atau pun seorang kriminal kelas kakap sekalipun. Hanya manusia lah kadang terlalu sinis. Memaki hingga memuja waktu. Sebenarnya sang pemilik waktulah yang perlu kita takuti, dan kita puja; Tuhan.

Waktu memberikan seseorang perjalanan hidup, kesempatan, melakukan apa yang ia rencanakan, dan menunaikan tugas-tugas yang belum terselesaikan. Namun menjadi petaka bagi orang-orang sengsara--Orang-orang yang terbelenggu kehidupan atau pun dibelenggu. 

Wednesday, December 25, 2013

Desa Wisata Donoasih dan DEMA FP UMY


Donoasih, 25 Desember 2013

Desa Wisata Donoasih
Tepat pada hari ini (Rabu) adalah kunjungan untuk kesekian kali bagi anak-anak Dewan Mahasiswa (DEMA) Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Mahasiswa-mahasiswa istimewa. Selalu istimewa. Setidaknya bagiku dan bagi kampus “Islami dan Muda Mendunia” ini. 
Mereka kurang lebih sama dengan mahasiswa pada umumnya, dengan ekonomi terbatas dan masih menerima uang saku bulanan dari orang tua. Juga sama sepertiku. Sepintas tidak ada yang berbeda. Pakaiannya biasa saja. Tas hanya berisi buku-buku mata kuliah, binder, dan buku saku mata kuliah. Kadang ada juga yang membawa laptop. Itupun kalau beruntung. 

Wednesday, December 18, 2013

Etika Bicara Rosulullah SAW

1. Hendaknya pembicaran selalu di dalam kebaikan. Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisik-bisikan mereka, kecuali bisik-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah atau berbuat ma`ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia”. (An-Nisa: 114).

2. Hendaknya pembicaran dengan suara yang dapat didengar, tidak terlalu keras dan tidak pula terlalu rendah, ungkapannya jelas dapat dipahami oleh semua orang dan tidak dibuat-buat atau dipaksa-paksakan.
3. Jangan membicarakan sesuatu yang tidak berguna bagimu. Hadits Rasulullah Saw menyatakan: “Termasuk kebaikan islamnya seseorang adalah meninggalkan sesuatu yang tidak berguna”. (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
4. Janganlah kamu membicarakan semua apa yang kamu dengar. Abu Hurairah Radhiyallaahu anhu di dalam hadisnya menuturkan : Rasulullah Saw telah bersabda: “Cukuplah menjadi suatu dosa bagi seseorang yaitu apabila ia membicarakan semua apa yang telah ia dengar”. (HR. Muslim)
5. Menghindari perdebatan dan saling membantah, sekali pun kamu berada di pihak yang benar dan menjauhi perkataan dusta sekalipun bercanda. Rasulullah Saw bersabda: “Aku adalah penjamin sebuah istana di taman surga bagi siapa saja yang menghindari pertikaian (perdebatan) sekalipun ia benar, dan (penjamin) istana di tengah-tengah surga bagi siapa saja yang meninggalkan dusta sekalipun bercanda”. (HR. Abu Daud dan dinilai hasan oleh Al-Albani).
6. Tenang dalam berbicara dan tidak tergesa-gesa. Aisyah Radhiyallaahu anha, telah menuturkan: “Sesungguhnya Nabi Shallallaahu ‘alaihi wa sallam apabila membicarakan suatu pembicaraan, sekiranya ada orang yang menghitungnya, niscaya ia dapat menghitungnya”. (Mutta-faq’alaih).
7. Menghindari perkataan jorok (keji). Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Seorang mu’min itu bukanlah pencela atau pengutuk atau keji pembicaraannya”. (HR. Al-Bukhari di dalam Al-Adab Mufrad, dan dishahihkan oleh Al-Albani).
8. Menghindari sikap memaksakan diri dan banyak bicara di dalam berbicara. Di dalam hadits Jabir Radhiallaahu ‘anhu disebutkan: “Dan sesungguhnya manusia yang paling aku benci dan yang paling jauh dariku di hari Kiamat kelak adalah orang yang banyak bicara, orang yang berpura-pura fasih dan orang-orang yang mutafaihiqun”. Para shahabat bertanya: Wahai Rasulllah, apa arti mutafaihiqun? Nabi menjawab: “Orang-orang yang sombong”. (HR. At-Turmudzi, dinilai hasan oleh Al-Albani).
9. Menghindari perbuatan menggunjing (ghibah) dan mengadu domba. Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain”.(Al-Hujurat: 12).
10. Mendengarkan pembicaraan orang lain dengan baik dan tidak memotongnya, juga tidak menampakkan bahwa kamu mengetahui apa yang dibicarakannya, tidak menganggap rendah pendapatnya atau mendustakannya.
11. Jangan memonopoli dalam berbicara, tetapi berikanlah kesempatan kepada orang lain untuk berbicara.
12. Menghindari perkataan kasar, keras dan ucapan yang menyakitkan perasaan dan tidak mencari-cari kesalahan pembicaraan orang lain dan kekeliruannya, karena hal tersebut dapat mengundang kebencian, permusuhan dan pertentangan.
13. Menghindari sikap mengejek, memperolok-olok dan memandang rendah orang yang berbicara. Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman yang artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokan) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olokan), dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olokan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokan). (Al-Hujurat: 11).
Wallahu’alam Bi Showwab.
Source: http://www.bukanmuslimahbiasa.com/2010/09/etika-berbicara-ala-rasulullah-shallallahu-alaihi-wassalam.html

Saturday, December 14, 2013

Pohon Surga; 6 Milyar Per Kilo

Bila ada yang bertanya, adakah harta berdimensi kecil yang lebih emas/mutiara? Mungkin sebelumnya pertanyaan jawabannya tidak ada. Sekarang jawabannya, "Ada!" yaiut pohon Gaharu. 
Berdasarkan hasil wawancara saat studi banding ke Litbang, Kehutanan, Bogor. Ada harta yang lebih mahal dari Indonesia; gaharu istimewa. Awalnya pohon ditemukan tumbuh liar di suatu daerah bagian Indonesia yang hanya tumbuh satu kali dalam 100 tahun. Setelah dilakukan berbagai percobaan pohon ini dikembangbiakkan lalu diberi perlakuan istimewa sehingga terjadi penambahan zat dalam gaharu menghasilkan suatu hormon istimewa yang mengandung berbagai macam manfaat dan tidak bisa dibuat sembarangan--Mulai digunakan untuk bidang kedokteran/kesehatan, rekayasa hayati, dan lain sebagainya.

Menyalurkan Cinta Pada Tempatnya



Oleh: Ustadz Roby Aryanto, S.T.

Jatuh cinta... Berjuta rasanya. Begitu sulit mendefinisikan cinta namun sangat mudah mendeteksinya. Orang-orang yang telah terinfeksi virus cinta akan menampakkan gejala luar biasa. Matanya akan berbinar jika menatap si dia, bicaranya gagap seolah lidah kelu enggan bekerja sama. Jantung berdebar ketika membayangkan wajah pujaan hati. Semua yang berkaitan dengan dia akan tampak sempurna. Penderitaan dalam mengajar cinta pun terasa nikmat.

Saudaraku muslim yang dirahmati Allah, cinta merupakan anugrah dan fitrah bagi manusia. Tanpa cinta, entah bagaimana wajah dunia. Allah telah menanamkan pada manusia kecintaan terhadap lawan jenisnya. Allah berfirman (yang artinya), “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan disisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga)” (Q.S. Ali Imran : 14)

Thursday, October 24, 2013

D'JATIM (DENDENG JAMUR TIRAM) RENDAH KOLESTEROL ALTERNATIF PENGGANTI DAGING

Apakah anda pernah mendengar D'JATIM sebelumnya?
saya yakin hanya sekian orang yang tahu tentangnya.

D'JATIM adalah produk baru berbahan baku jamur tiram yang diolah menjadi dendeng; masakan tradisional Indonesia yang lezat dan langka di pasaran terutama di Pulau Jawa.

Awalnya, dendeng merupakan masakan istimewa yang selalu dicari oleh setiap orang terutama orang-orang yang berkunjung ke sumatera khususnya daerah sumatera barat; temapat masakan dendeng terenak berasal.

Thursday, October 17, 2013

Lanjutan...

...dan  sering diejek dan dipermalukan. ia berkenalan dengan seorang gadis–yang merupakan anak haram–dan menikah dengannya. Ia membawa istrinya ke negara asalnya–Amerika. 
Tidak lama juga sang istri bersikap seperti orang lainnya–suka merendahkannya, suka mengejeknya dan tak pernah percaya terhadap apa yang dikatakannya. Walau ia memiliki dua anak namun ia tak pernah memperoleh respek dari anaknya sebagai seorang ayah. 
Setiap hari ia harus memenuhi tuntutan sang istri yang makin lama makin ia rasakan susah dipenuhi. Istrinya menjadi lawan yang paling sulit ditaklukkannya. Harapannya untuk memperoleh teman hidup yang bisa mengisi kekosongan hatinya tak pernah terwujud. Ia semakin jauh dari impiannya. Sang istri sering melecehkan kemampuan seksnya di hadapan teman-temannya. Sang istri bahkan berani mengunci dirinya dalam kamar mandi dan mengusirnya pergi dari rumah karena dirasa tak mampu bertindak sebagai suami dan kepala keluarga.
Ia menyendiri beberapa hari dan kemudian pulang untuk memohon pada sang istri diijinkan masuk. Ia merangkak di hadapan istrinya dan menelan semua hinaan istrinya. Ia bersedia memenuhi tuntutan istrinya. Ia menghadiahi istrinya kado senilai $78 dari gajinya yang sangat kecil. Dan …….. istrinya mengejek upayanya dan menghinanya. Sang istri membuat lelucon tentang ketidakmampuannya di hadapan teman-temannya yang hadir. Ia harus merangkak dan memohon-mohon pada istrinya untuk tidak melakukan hal seperti itu lagi. Namun ia hanya bisa terduduk dan mendapatkan dirinya diselimuti dengan awan gelap yang mengaburkan semua impiannya tentang kehidupan yang indah.

Cerita Harga Diri

Seorang anak laki-laki dilahirkan di sebuah keluarga yang kurang beruntung dan serba kekurangan. Ayahnya adalah suami ketiga dari sang ibu dan meninggal beberapa bulan sebelum bocah kecil tersebut lahir. Jadi bocah ini sejak lahir tak pernah melihat dan mengenal ayahnya. Sang ibu adalah wanita yang sangat keras kepala, dominan dan sulit mencintai  seseorang. Ia menjadi seperti itu karena dibesarkan dengan penuh rasa curiga dan menerima banyak kekerasan fisik dari orangtuanya. Suami keduanya menceraikan sang ibu karena sering dipukuli oleh sang istri! (Salah satu bentuk emansipasi wanita??? Semoga bukan!)

Sejak bocah kecil ini lahir maka sang ibu harus bekerja keras siang malam untuk menghidupi keluarganya. Bocah kecil ini tumbuh sendiri tanpa cinta dan kasih sayang yang hangat. Yang lebih parah lagi bocah ini sering menjadi sasaran amarah ibunya yang tak pernah lepas dari gejolak emosi. 

Wednesday, October 16, 2013

Dalam Diam; Sendiri



Benci ku sendiri

Dalam gelap sepi ku menari hingga tak seorang pun peduli

Matahari jingga mulai tenggelam di sudut laut dalam
Apakah aku harus memintanya untuk kembali
Untuk mengulang siang ku yang terabaikan
Tapi tak mungkin, gelap t’lah berselimut bintang, matahari t’lah jauh tenggelam
Ku berlari, menjauhi sesal dan sepi
Lari ke tengah kota biar ramai

Monday, August 05, 2013

Kebijakan Pemerintah Rugikan Rakyat Kecil

Inilah potret negeri ini tentang penyalahgunaan kebijakan dari kursi pemerintahan sebagai ladang yang menguntungkan pengusaha rakus dan mengorbankan kepentingan rakyat mayoritas—rakyat kecil—sebagai kekuatan yang dianggap lemah dan tidak dipentingkan. Kebijakan jalan ini dibuat beberapa tahun lalu dan tidak ada penyelesaian dan klarifikasi yang jelas tentang kebijakan pemerintah ini yang berencana membangun jalan raya dari Kecamatan Koto Salak—tepatnya daerah Lubuk Harto, Koto Salak—ke jalan raya utama Sungai Rumbai.

Kebijakan pemerintah ini jauh dari perhatian publik terutama dari kalangan elit penting negeri ini, entah akibat tidak mau ambil pusing—tidak peduli—entah tidak benar-benar tidak tahu tentang kebijakan ini. Pasalnya pembangunan jalan raya ini tidak dibangun dengan rupiah yang sedikit dan bukan pula berasal dari kantong pejabat pemerintah melainkan dengan dana besar yang berasal dari dana rakyat yang dikumpulkan oleh orang-orang pemerintahan tetapi merugikan rakyat kecil dan menguntungkan segelintir orang saja.

Monday, July 29, 2013

Pendidikan Karakter

Ini artikel bagus td dpt. Tak salin dulu, sumber di bwh.

Berbicara pembentukan kepribadian tidak lepas dengan bagaimana kita membentuk karakter SDM. Pembentukan karakter SDM menjadi vital dan tidak ada pilihan lagi untuk mewujudkan Indonesia baru, yaitu Indonesia yang dapat menghadapi tantangan regional dan global (Muchlas dalam Sairin, 2001: 211).

Tantangan regional dan global yang dimaksud adalah bagaimana generasi muda kita tidak sekedar memiliki kemampuan kognitif saja, tapi aspek afektif dan moralitas juga tersentuh. Untuk itu, pendidikan karakter diperlukan untuk mencapai manusia yang memiliki integritas nilai-nilai moral sehingga anak menjadi hormat sesama, jujur dan peduli dengan lingkungan.

Saturday, July 27, 2013

Buah “Kayu Buah”


Ada yang tahu tentang buah ini?
Terus terang saja hingga detik ini—dari sejak pertama membuka mata hingga dewasa ini—tidak tahu sama sekali bahwa buah ini pernah ada di daerah lingkungan saya. Buah ini secara tidak sengaja ditemukan oleh ayah ketika saya membantunya untuk memanen buah kelapa sawit diperkebunannya.

Bedil Meriam Mainan Tradisional


Numpang main ya hihihi
Bedil Meriam adalah bambu yang yang terbuat dari bambu berukuran minimal ±1,5-2m dengan cara melubangi setiap batas ruasnya dan menyisakan ruas terakhir sebagai tank tempat bahan bakar meriam. Bedil meriam ini menggunakan minyak tanah sebagai bahan bakar yang dimasukkan sedikit kain bekas ke dalam lubang tempat tank minyak agar bahan bakar tidak cepat habis dan tahan lebih lama. Bedil meriam ini juga kerap disebut Bedil Minyak Tanah oleh masyarakat Minangkabau khususnya di daerah Koto Salak, Dharmasraya, Sumatera Barat, nama ini diambil kemungkinan besar berasal bahan bakar utama yang memakai minyak tanah

Friday, July 26, 2013

Demokrasi Gagal

Pemilu adalah salah satu sarana terbaik bagi orang yang yang  bermodal untuk menjadi seorang pejabat yang disegani karena status sosial yang disandangnya. Pemilu yang diadakan 5 tahun sekali untuk satu periode ini bisa dipersiapkan dengan waktu satu tahun bahkan setengah tahun. Bagaimana tidak, demokrasi yang katanya adil, jujur, dan bersih, tidak lebih dari sekedar sebuah euforia dan produk gagal reformasi 1999—reformasi orang-orang yang menuhankan sistem massa—untuk memperoleh kedudukan dengan cara melakukan pembodohan terhadap masyarakat. Maka tidak mengherankan ada sebagian besar orang memilih menjadi golput (Golongan putih) akibat tidak adanya kepercayaan terhadap sistem politik yang hampir carut marut ini.

Cinta, Katanya…

Cinta adalah perasaan yang ingin memiliki, mempertahankan, mengayomi dan tempat yg dipercayai untuk berbagi.

Jika yg dicintai terluka maka dipastikan yg mencintai pasti juga merasakan, jika yg dicintai sakit maka yg mencintai juga ikut merasakan

Jika yg mencintai terluka dan tersakiti pastilah ia tidak ingin yang dicintai merasakan hal yg sama. Ibarat menyakiti anggota tubuh yg lain.

Kadang, harga jiwa yg cintai jauh lebih besar dari dirinya sendiri.Sangat menyakitkan membiarkan yg dicintai terluka saat memiliki kesempatan melindungi

Kata-kata Muqadimah

Alhamdulillah, alhamdulillahirabbil ‘alamin wa bihi nasta’in wa ‘ala ‘umuriddunya waddin, ‘amma ba’du.
Pertama sekali, marilah kita ucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan nikmat, karunia, dan anugerah-Nya kepada kita semua—Allah Yang Maha Pengasih yang tiada pilih kasih, Allah Yang Maha Penyayang Sayang-Nya tiada terbilang—Dzat Yang Maha Besar Rabb semesta alam. Hanya kepada-Nya kita menyembah, hanya untuk-Nya kita beribadah, dan hanya kepada-Nya lah kita bertawakkal.
Selanjutnya shalawat beserta salam semoga selalu tercurahkan kepada Sang bagin mulia, si cahaya nyata kasih sayang Allah, buah cinta siti aminah, Intannya kota Makkah, Mutiaranya kota Madinah, Penutup dan Penghulu para nabi dan rosul. Jelaslah dalam sirah nabawiyyah bahwasanya terasa berat penderitaan dan keingkaran kita olehnya, ialah Nabi Muhammad SAW. Semoga di akhirat nanti kita termasuk orang-orang yang mendapat syafa’at darinya dengan memfasihkan kalimat Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali sayyidina Muhammad. Allahumma aamiin.

Saat Masalah Menyesakkan Dada

 
Perjalanan hidup tidak selamanya mulus—kadang tidak sesuai dengan apa yang kita harapkan—menciptakan masalah-masalah yang menghambat produktivitas dan gangguan terhadap diri secara psikologis maupun fisik. Intensitas dan kualitas setiap masalah pun berbeda-beda terkadang tergantung bagaimana ketika menyikapinya. Pada setiap masalah pasti selalu ada respon, dan respon itulah yang akan menentukan akibat dari masalah tersebut; baik atau buruk.
Bisa jadi ada orang yang mengalami/mendapatkan kadar masalah yang sama tetapi mendapatkan hasil yang berbeda—satunya berubah menjadi lebih tegar dan satunya menjadi lebih terpuruk—sikap dan mental pelakunya sangat menentukan apa yang akan terjadi setelahnya.

Pernikahan



Pernikahan merupakan proses ritual mulia yang disunnahkan oleh Rosulullah SAW kepada setiap umatnya yang sendirian (tidak berpasangan) sebagai bagian dari paruh agama.
Sungguh Islam agama mulia, ia menganjurkan insannya untuk mempergauli sesama dengan akhlak yang baik. Islam pun tidakn mengingkari kebutuhan manusia, salah satunya adalah pernikahan—sebgaia kelangsungan hidup manusia, sebagai pemenuhan kebutuhan biologis dan pelanjut garis generasi/keturunan dalam bingkai indah pernikahan—amal yang diridhai Allah dan menjadi ibadah bagi pelakunya jika diniatkan karena Allah, insya Allah.

Pemimpin “Dipilih” atau “Terpilih”?



Sebagian besar orang mungkin mencoba terlihat menonjol diantara orang-orang di lingkungannya guna mendapat sesuatu yang ia inginkan. Ada yang mencoba menjadi malaikat siang, malaikat malam, super penolong, dan mendadak npahlawan atau semacamnya. Artinya ia mencoba mengorban sesuatu untuk kepentingannya. Akan tetapi tidak banyak yang sanggup melakukannya secara kesinambungan.
Selain itu, ada juga yang mencoba terlihat menonjol dengan cara mencari perhatian orang lain, kadang-kadang terlihat sok peduli, dan lain sebagainya. Salah satu alasannya adalah untuk menjadi pemimpin diantara orang-orang itu.
Gaya yang tidak khas/tidak terbiasa membuat seseorang seolah-olah merasa seperti seseorang ‘pemimpin’ akan tetapi dia tidak lebih dari sekedar seorang boss yang mencoba mejadi ‘pemimpin’.