Showing posts with label Pembodohan barat. Show all posts
Showing posts with label Pembodohan barat. Show all posts

Tuesday, May 14, 2013

OTSUS BAGI PAPUA


Berdirinya kantor Papua merdeka di Inggris mengancam kesatuan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Tertindasnya rakyat-rakyat Papua oleh ketidakadilan menimbulkan opsi Papua merdeka. Konflik yang tak kunjung usai tidak dapat lagi rangkum oleh pemerintah pusat sehingga menjadi pembicaraan delegasi internasional.

Kurang tepat dan tegasnya kebijakan pemerintah pada Papua menjadikan daerah ini tertinggal atau sangat terbelakang dari perputaran dunia. Nilai-nilai prikemanusiaan sempat mengancam daerah Papua, saat media massa hanya mengabarkan konflik, memicu opini negatif terhadap orang-orang Papua.

Friday, April 19, 2013

Kesimpulan, dan Tegaslah!

Beginikah?
Kawan, itulah sedikit cuplikan tentang kebohongan dan pembodohan dari teori evolusi yang saya ambil dari sebuah artikel terpercaya. Informasi yang lebih lengkap dan detail dapat kawan-kawan temukan di google search, beribu fakta kebohongan dan tokoh-tokoh penetang ajaran sesat teori evolusi dapat kalian temukan.

Pertanyaannya adalah apakah kawan-kawan masih yakin kawan berasal dari KERA?

Evolusi: Doktrin Ateis Berkedok Sains Catatan Fosil Membantah Evolusi


-HARUN YAHYA-

Perhatikan Charles Darwin
Segala sesuatu sekecil apapun di alam ini memperlihatkan adanya penciptaan yang luar biasa. Akan tetapi paham materialisme yang diwakili oleh Darwinisme, yakni teori evolusi, telah bersembunyi di balik kedok sains untuk menolak fakta penciptaan di alam. Teori yang mengatakan bahwa kehidupan berasal dari materi tak hidup melalui serangkaian peristiwa kebetulan ini sebenarnya telah diluluhlantakkan dengan pengakuan bahwa alam ini diciptakan oleh Allah. Seorang astrofisikawan Amerika, Hugh Ross mengatakan hal ini:

Homo Florensis & Fakta yg Terungkap Seputar Mitos Evolusi



-HARUN YAHYA-
 
Homo floresiensis and Homo sapiens

 
Sebuah tim penggalian situs purbakala di bawah pimpinan ilmuwan Australia dan Indonesia telah menemukan sisa-sisa kerangka delapan manusia dengan ukuran tubuh agak pendek dan volume otak kecil di dalam gua Liang Bua di pulau Flores, Indonesia. Fosil-fosil tersebut diberi nama Homo floresiensis (Manusia Flores), yang diambil dari nama pulau tempat ditemukannya fosil tersebut. 

Salah satu kerangka, yang diperkirakan seorang perempuan berusia 30-an tahun dan meninggal sekitar 18.000 tahun lalu, tingginya hanya 1 meter. Volume otak wanita itu hanya 380 cc. Informasi ini penting, sebab ukuran otak tersebut boleh dikatakan kecil, bahkan untuk seekor simpanse sekalipun.  Penyelidikan atas penemuan itu, yang diperkirakan berlaku paling tidak bagi 8 kerangka tersebut,

Di Balik Tabir Nazi: Evolusi



-HARUN YAHYA-


Nazisme lahir di tengah konflik politik yang dialami Jerman setelah Perang Dunia Pertama. Pemimpin Partai Nazi adalah Adolf Hitler, sosok yang sangat ambisius dan agresif. Hitler memiliki pandangan sangat rasis. Ia sangat meyakini keunggulan bangsa Jerman atau "Arya" di atas ras-ras lain. Ia memimpikan ras "Arya" Jerman akan segera mendirikan imperium yang bertahan selama seribu tahun. 

Teori evolusi Darwin muncul untuk memberikan landasan ilmiah bagi teori rasis Hitler. Hitler juga mendapatkan dukungan ideologis dari karya Heinrich von Treitschke, sejarahwan rasis Jerman. Treitschke sangat dipengaruhi oleh teori evolusi Darwin dan mendasarkan pandangan rasisnya pada Darwinisme. Ia berkata: "Bangsa-bangsa hanya dapat berevolusi melalui perjuangan sengit, seperti pandangan Darwin tentang 'Perjuangan Untuk Mempertahankan Hidup'". 

Informasi di Balik Materi dan Lauhul Mahfuzh



-HARUN YAHYA-
 

Konsep ini di masa sekarang memiliki makna yang jauh lebih berarti dibandingkan setengah abad yang lalu sekalipun. Para ilmuwan merumuskan sejumlah teori untuk mengartikan istilah informasi. Para ilmuwan sosial berbicara tentang “abad informasi”. Informasi kini tengah menjadi konsep yang amat penting bagi umat manusia.

Penemuan informasi tentang asal-usul alam semesta dan kehidupan itu sendiri lah yang menjadikan konsep informasi ini menjadi begitu penting di dunia modern ini. Kalangan ilmuwan kini menyadari bahwa jagat raya terbentuk dari “materi, energi dan informasi,” dan penemuan ini telah menggantikan filsafat materialistik abad ke-19 yang menyatakan bahwa alam semesta keseluruhannya terdiri dari “materi dan energi” saja.

Hakikat Teori Evolusi Darwin: Perang Terhadap Agama



-HARUN YAHYA-
Penumbang Darwinisme

Di jaman ini, sejumlah kalangan berpandangan bahwa teori evolusi yang dirumuskan oleh Charles Darwin tidaklah bertentangan dengan agama. Ada juga yang sebenarnya tidak meyakini teori evolusi tersebut akan tetapi masih juga ikut andil dalam mengajarkan dan menyebarluaskannya. Hal ini tidak akan terjadi seandainya mereka benar-benar memahami teori tersebut. Ini adalah akibat ketidakmampuan dalam memahami dogma utama Darwinisme, termasuk pandangan paling berbahaya dari teori tersebut yang diindoktrinasikan kepada masyarakat. Oleh karenanya, bagi mereka yang beriman akan adanya Allah sebagai satu-satunya Pencipta makhluk hidup, namun pada saat yang sama berpandangan bahwa "Allah menciptakan beragam makhluk hidup melalui proses evolusi," hendaklah mempelajari kembali dogma dasar teori tersebut. Tulisan ini ditujukan kepada mereka yang mengaku beriman akan tetapi salah dalam memahami teori evolusi. Di sini diuraikan sejumlah penjelasan ilmiah dan logis yang penting yang menunjukkan mengapa teori evolusi tidak sesuai dengan Islam dan fakta adanya penciptaan.

Teori Pembodohan Masih Berkembang


Google Images
Info dari kompas tanggal 18 april 2013 memberitakan sebuah penemuan fosil baru evolusi tangan manusia. Hal ini mengejutkan saya. Pertentangan terhadap teori evolusi telah lama terjadi, yangberakhir dengan kekalahan teori evolusi; dengan kesimpulan teori pembodohan umat manusia melalui dunia sains. 

Teori yang dikemukan oleh Charles Darwin ini menyimpulkan makhluk hidup berasal dari satu spesies kemudian berevolusi menjadi berbagai macam bentuk spesies berbeda. Manusia pun diikut-ikutkan dalam teori evolusi, bahwa manusia berasal dari kera!

Friday, April 12, 2013

Riwayat Hidup Harun Yahya

Kawan, berikut cuplikan salah satu tokoh kebanggan saya Adnan Oktar atau yang biasa dikenal Harun Yahya berikut sumbernya.  Semoga menginspirasi!

Adnan Oktar dikenal sebagai seorang penulis dengan nama pena “Harun Yahya”. Beliau adalah seorang ‘alim yang menghabiskan seluruh hidupnya untuk berdakwah tentang keberadaan dan keesaan Allah dan keluhuran akhlaq Al Qur’an kepada masyarakat. Berawal ketika masih duduk di bangku universitas, beliau telah menggunakan setiap saat dalam hidupnya demi dakwah ini dan tidak pernah takut berhadapan dengan segala kesulitan yang merintangi jalan. Hingga kini, beliau tetap berdiri kokoh, tegar dan sabar dalam menghadapi segala tekanan dan fitnahan. Di bawah ini adalah sedikit dari perjalanan hidup Adnan Oktar, yang juga dikenal dengan nama pena Harun Yahya.