(Karya ini dikirm oleh: Sakta Heksa Putri - Boktobibi)
Untuk
seseorang
yang kini t’lah
menghapus aku. Seperti jingga yang kini melarikan diri dari ufuknya.
Di tepi jurang
aku masih setia merenungi bayangmu yang mulai samar
Kau, sesosok
yang tega melukai. Hingga aku sibuk berkelebat
menatap langit-langit
kamar tanpa ekspresi; dalam dalam
wajah dalam
kesakitan, pipi ikut pucat pasi. Seperti teratai hidupku kini
Mati dikatakan hidup—hidup ia dianggap mati, suri. Betapa
kamu ku cintai
hingga merenggut waktu tanpa sisa-sisa yang bisa aku pilah
Tinggal kosong
yang meraja sedu sedan tangis, Meramu satu!
