Showing posts with label cerpen. Show all posts
Showing posts with label cerpen. Show all posts

Monday, December 23, 2013

Cerpen; Maaf, Ibu


 Malam itu sesosok mata melotot tajam pada seorang wanita tua. Saat langit sedang bergemuruh diiringi kilatan petir yang bersinar tajam. Awan menurunkan air hujan--deras sekali--hingga hanya terdengar rintik hujan ke dalam rumah itu. Tiba-tiba “Prak! Prak!”, hamburan rak plastik merah muda berantakan akibat diterjang kaki seorang anak laki-laki--tepat di ruangan tengah dengan lebar 3 meter persegi sebuah rumah yang hanya tersekat triplek dengan beranda depan. Marah. Entah apa yang terjadi dengannya--mungkin saja manjanya kumat.

Bunuh saja aku! Untuk apa aku hidup?! Ayo bunuh aku!”