ASEAN 2015, siap atau tidak 3 pilar ASEAN 2015 akan diberlakukan pada tahun 2015 mendatang tepatnya 1 Januari 2016. Siapa yang tak menyiapkan diri pasti terkejut dengan era baru itu. Perubahan yang mendadak akan memberikan adaptasi baru dan yang tidak siap akan digilas perubahan itu sendiri.
| N.M Punya Mobilitas Diri Yang Mengubah Dunia |
Dunia itu dinamis, selalu berubah-ubah, hanya perubahan itu sendirilah yang tidak akan pernah berubah dan menjadi ketentuan Tuhan Semesta Alam. Manusia lah dengan kemampuan merespon harus beradaptasi dengan setiap berubahan, menjadikan diri sebagai pembelajar sejati agar hidup dinamis dan mampu survive di tengah tuntutan zaman yang semakin kompleks.
Kita sama-sama tahu apa yang telah terjadi pada mereka yang tidak mampu memenuhi permintaan zaman, contoh paling mudah adalah ibarat binatang langka yang tak mampu bertahan ketika lingkungan bergerak dan ia tak mampu menyesuaikan diri.
Sudah menjadi keharusan bagi manusia untuk tetap dinamis dan menjadi takdir hakiki seorang manusia. Dari segi agama pun mengatakan bahwa manusia yang lebih buruk daripada hari kemarin maka ia termasuk orang-orang yang merugi.
Ketika manusia tidak mampu beradaptasi dengan zaman maka kemungkinan besar ia akan menyalahi dunia ini--menyatakan betapa tidak adilnya hidup. Padahal, segala sesuatu itu berasal dari dirinya sendiri.
Donald Trump--salah satu manusia terkaya di Amerika pernah mengatakan bahwa “Apabila seorang manusia terlahir sebagai seorang yang miskin maka itu bukan salahnya, tapi bila ia mati dengan kemiskinannya maka itu adalah kesalahannya sendiri”.
Ada satu hal besar yang dimiliki manusia, dan menjadi aset paling berharga yang dimilikinya, yaitu Hati dan Akal. Siapapun pasti tahu tidak satu orang pun yang mau menjual otak dan hatinya walau dengan harga ribuan milyar sekalipun. Sebab ia tahu dengan otak/hati ia hidup, bersosialisasi, tertawa, sedih, cemburu, berpikir, dan lain-lainnya sebagai instrumen utama kehidupan manusia.
Lalu, betapa banyak manusia tidak mampu memaksimalkannya. “Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?” (Quran: Ar-Rahman)
Selain itu, sebagian besar orang mendewakan anak muda sebagai agent of change, padahal sebenarnya muda saja tidak cukup. Tidak perlu muda untuk menjadi agen pembaharu; cukup MAU dan Bergerak untuk menciptakan Mobilitas!
Apa jadinya dunia manusia tanpa mobilitas?
Orang-orang yang terus berkarya; menciptakan jutaan kreasi, menemuka teknologi, sains, dan lain-lain sebagai wujud syukur kepada Tuhan yang memberikan kehidupan.
Maka betapa beruntungnya mereka yang bersyukur; mereka yang memaksimalkan akal dan hati sebagaimana fungsinya. Maka berbahagialah mereka yang mempunyai kebaikan; kebaikan Spritualitas, Intelektualitas, EQ, dan mobilitas. Mudah-mudahan Tuhan memberikan mereka kebahagiaan.
Kemudian terukir sebuah pertanyaan, “Sejauh mana mobilitas kita?” Entahlah.. Hanya ornag-orang yang berintropeksi diri yang mampu menjawab. Wallahu ‘alam.
No comments:
Post a Comment
Name:
Subject:
Messages: