Thursday, April 11, 2013

‘Tanyamu’ yang kau cari


Kau tanya rasa kesendirian, takkan pernah tahu jika kau tak menikmatinya
kau tanya rembulan, hanya dingin yang kan kau dekap dalam hatimu
tanya cinta, hanya sakit yang kan kau dapat luka sedalam kau mencintai
Kau tanya lagi bahagia, kau kan temui lalu pergi meninggalkanmu dalam sedih
Lalu kasih sayang, ia hanya ada sepanjang kau mampu mengizinkannya
Kau akan putus asa. Kala terang terus memudar menyongsong pekat gelap
hati kering perlahan membasahi, cahaya redup meninggalkanmu tanpa peduli
Hatimu dingin dalam iba. Seakan setitik harapan saja belum kau tapaki
Kau akan gusar. Menyalahkan yang t’lah terjadi. Ingin lari, percuma, kau putus asa. Menangis... Kau letih,
Kau tanya Tuhanmu. Ia tak meninggalkan hadirmu.
Datanglah pada-Nya. Kau masih sempat.



No comments:

Post a Comment

Name:
Subject:
Messages: