Ada yang bangga--yang bangga atas prestasi-prestasi yang telah engkau raih, yang bangga dengan keberhasilanmu, yang selalu mendoakan, yang selalu menerimamu, yang tak pernah harap kembali apa yang telah dia berikan kepadamu. Pernahkah sejenak kau korbankan waktumu untuk orang itu? Ia ibu, ia ayah. Yang pernah merawatmu hingga tumbuh besar dan tak butuh penopang lagi darinya. Lalu kau tiba-tiba jauh, bahkan tak ia kenali. Sengaja atau tidak engkau tega padanya, adakah perhatianmu untuknya, masih adakah cinta untuknya, masih adakah rasa terima kasihmu? masih adakah kesempatan untuk berbakti sebelum terlambat? Semoga kita masih diberi kesempatan, dan yang tidak semoga ia mampu mendoakan dan doanya terkabulkan Tuhan aamiin.
Saturday, December 14, 2013
Mom's Letter, Sepucuk Pesan Ibu
Ada yang bangga--yang bangga atas prestasi-prestasi yang telah engkau raih, yang bangga dengan keberhasilanmu, yang selalu mendoakan, yang selalu menerimamu, yang tak pernah harap kembali apa yang telah dia berikan kepadamu. Pernahkah sejenak kau korbankan waktumu untuk orang itu? Ia ibu, ia ayah. Yang pernah merawatmu hingga tumbuh besar dan tak butuh penopang lagi darinya. Lalu kau tiba-tiba jauh, bahkan tak ia kenali. Sengaja atau tidak engkau tega padanya, adakah perhatianmu untuknya, masih adakah cinta untuknya, masih adakah rasa terima kasihmu? masih adakah kesempatan untuk berbakti sebelum terlambat? Semoga kita masih diberi kesempatan, dan yang tidak semoga ia mampu mendoakan dan doanya terkabulkan Tuhan aamiin.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment
Name:
Subject:
Messages: